Sunday, 27 January 2013

Ku Ukir Senyuman Walaupun Pahit


Kusangka panas sampai ke petang
rupanya hujang ditengah hari..
hanya itu yang mampu ku gambarkan 
dalam situasi yang ku alami hari ini

bibir tetap mengukir senyuman
walaupun hati merintih kesakitan..
tagisan tidak dapat ku luahkan melalui air mata
tangisan itu hanya mampu ku luahkan melalui hati
hatiku menangis dan merintih

Hati ku menangis menagih kasih sayang darinya
kasih sayang yang pernah dicurahkan padaku
namun kesakitan itu hanya aku yang dapat merasai
hatiku sakit..sakit yang tidak terunkap

namun kesakitan itu hanya mampu ku pendam
hanya mampu kusembunyikan dengan mengukir senyuman
senyuman kebahagian kupancarkan dari riak wajahku
aku hanya berharap dia mengasihi seperti dulu


Hari ini semua keluarga berkumpul...sehinggalah sepupu seangkatan pon datang rumah abang saya..sebab anak dia yang nombor 2 ngan 3 ne sambut kelahiran..maksudnya sambut hari jadilah macam tu... saya dengan seorang abang saya ne..kami macam dah adik beradik sudah..sebab pantang bertembung kerja kami bergurau jak..dia menganggapkan seperti budak kecil yang masih mengenakan baju sekolah skirt biru...

aku dianggapnya seperti budak kecil yang tidak tahu apa-apa..hanya tahu main sahaja...aku senang dengan layanannya terhadapku...namun sejak kebelankangan ini aku ada buat kesalahan..kesalahan yang menyangkut banyak pihak..sejak itu dia seperti tidak melihat kehadiran ku dihadapan matanya...apakah aku mulai dibencinya...aku hadir dihadapan matanya namun kenapa dia tidak menegurku..
tegurlah aku sekurang-kurangnya bertanya khabar atau apa pon...

setelah perasan dengan tingkah lakunya...hatiku terusik...hatiku merintih kesakitan..menangis kesakitan..hanya aku sahaja tahu apa yang kurasakan ketika itu...aku depan matanya..namun kenapa dia tidak ingin memihat wajahku..kenapa dia langsung tidak menegurkan..benci sangatkah dia denganku..banyak betul persoalan ketika itu bermain difikiranku..hatiku menangis..menangis yang tidak tertahan..namun ku kuatkan hati untuk tidak mengeluarkan air mata...malu tidak tertahan..besar sangatkah kesalahan itu yang ku lakukan sehingga tidak dapat dimaafkan..baru sekali ku buat kesalahan sudah ini yang kudapat..

astagfirullahalazim....diriku dapat merasakan yang kini aku berada dalam dunia kegelapan..aku umpama hidup keseorangan..aku tidak kuat menjalani hidupku lagi...aku lemah ya Allah..orang yang kusanyangi sudah mulai membencikan..ini bukan prasangka..namun inilah ku rasai melalui reaksi keluarga yang dipancarkan padaku..aku rasa tak nak lagi la datang umah kampung..nak stay jak la di umah ibu ngan abang ne..namun setiap hari abang ne akan pergi kampung sebelah petang...hatiku ingin kesana berjumpa ngan akak,abang ngan mak cik..namun jika sudah begini ceritanya...aku tidak mampu berhadapan dengan mereka..aku lemah ya Allah..aku hanya mampu beristigfar..aku ingin lenyap dari dunia ini...hanya tangisan yang menemani ku..







Hari ini 

No comments:

Post a Comment